Rejeki, Jodho iku nyampar nyandung. Sekilas itulah "unen-unen enteng" (perkataan
ringan/sepele) dalam kultur orang jawa. Biasanya orang tua akan mengatakan
demikian ketika salah seorang kerabatnya bahkan dirinya sendiri tidak bisa
mendapatkan sesutau yang dicinta dan dicitakan. Sekedar untuk menghibur dirinya
atau orang lain yang tak lain adalah transformasi dari bentuk keprasahan bahkan
keputusasaan.
Setelah saya coba
telaah lebih dalam lagi, (karena saya lagi putus asa juga, hehehe) ternyata
kata-kata tersebut memiliki nilai kearifan yang sangat luar biasa. Bahkan saya
sendiri baru menyadari kekuatan itu baru baru ini. Unen-unen tersebut
menerangkan bagaimana kekuatan ihitiyar dan tawakal melebur menjadi satu,
"kempel" (kuat).
Mari coba kita kupas secara pelan-pelan.Rejeki Jodho itu artinya Rizki dan Jodoh
Nyampar itu artinya tak sengaja tertendang /
tersenggol
Sedangkan Nyandung itu artinya tersandung